Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Wr. Wb.
Disini gue
pingin berbagi pengalaman mendaftar FHCI BUMN 2019 (Februari – Agustus 2019). Buat
temen-temen yang belum tau, Forum Human Capital Indonesia (FHCI) BUMN ini
merupakan terobosan pertama dari Kementrian BUMN dengan mengintegrasikan
rekrutmen menjadi terpusat satu pintu. Seluruh perusahaan BUMN di Indonesia
yang membutuhkan tenaga kerja baru, akan membuka lowongan melalui pintu FHCI
ini. Umumnya yang melalui pintu ini adalah untuk Karyawan Tetap, walau pada
pelaksanaannya tetap ada untuk karyawan temporer juga. Namun yang menjadi
kelebihan dari FHCI ini adalah kita tidak perlu mendaftar dan melengkapi data
diri setiap kali ingin mendaftar ke perusahaan-perusahaan, kita hanya perlu
melengkapi data diri di FHCI BUMN saja, karena sudah terintegrasi dengan
seluruh BUMN.
Dasar dari pembentukan FHCI ini salah satunya adalah ingin melakukan revolusi terhadap sistem rekrutmen yang terlalu normatif, seperti memberikan persyaratan harus memiliki latar belakang pendidikan S1/S2, dan umur max 24/26 tahun. Di FHCI ini, batasan umur dan background pendidikan semakin dilonggarkan, sehingga teman-teman lulusan diploma, dan yang sudah berumur kepala 3 juga masih bisa mendaftar. Gue pribadi adalah saksi nyata kalau ini benar adanya, karena ada teman satu batch gue yang sudah memiliki anak, dan ada juga yang merupakan lulusan diploma. (It could be both challenge or opportunity based on your very own perspective).
Dasar dari pembentukan FHCI ini salah satunya adalah ingin melakukan revolusi terhadap sistem rekrutmen yang terlalu normatif, seperti memberikan persyaratan harus memiliki latar belakang pendidikan S1/S2, dan umur max 24/26 tahun. Di FHCI ini, batasan umur dan background pendidikan semakin dilonggarkan, sehingga teman-teman lulusan diploma, dan yang sudah berumur kepala 3 juga masih bisa mendaftar. Gue pribadi adalah saksi nyata kalau ini benar adanya, karena ada teman satu batch gue yang sudah memiliki anak, dan ada juga yang merupakan lulusan diploma. (It could be both challenge or opportunity based on your very own perspective).
Berikut akan gue share pengalaman gue dalam mengikuti tes via FHCI
BUMN, berharap temen-temen ada gambaran dalam mengikuti test di batch
berikutnya, dan bisa menjadi motivasi untuk terus maju. Wish you all the best and happy reading!
1.
Registrasi
dan Administrasi
Tahap awal kita diminta untuk registrasi melalui website resmi
rekrut bersama FHCI BUMN (https://rekrutbersama.fhcibumn.com/).
Kita diminta untuk melengkapi data diri, upload foto, ktp, dll. Setelah itu
peserta akan menunggu sampai ada pengumuman dari FHCI BUMN untuk tahap
selanjutnya.
2.
Tes BUMN
Values
Setelah dinyatakan lolos tes administrasi, tahap selanjutnya
adalah tahap tes BUMN Values. Tes yang dikerjakan di BUMN Values dikelola oleh
pihak FHCI, dan disini peserta diminta untuk mengerjakan soal-soal yang berisi
pertanyaan seputar kehidupan sehari-hari dan pilihan jawabannya hanya ada dua, ya atau tidak. Tes ini menguji kecocokan values yang dimiliki peserta
dengan values dari BUMN sendiri. Kalau boleh jujur gue juga gatau penilaian
dari tes ini bagaimana, karena ada aja temen gue yang gagal dalam mengerjakan
tes ini. Kalau boleh kasih tips, mungkin coba temen-temen pelajari BUMN values
itu apa saja, lalu teman-teman pastikan bahwa teman-teman memiliki nilai itu,
atau kalau belum, tanamkan ke dalam hati teman-teman kalau teman-teman harus
memiliki nilai-nilai itu.
3.
Tes Kemampuan
Dasar
Setelah pengumuman tes BUMN Values, selanjutnya adalah pelaksaan
Tes Kemampuan Dasar (TKD). Alhamdulillah gue termasuk salah satu orang
beruntung yang dinyatakan lolos pada tahap Tes BUMN Values. Sebelum mengikuti
TKD, kita dipersilahkan untuk memilih 3 perusahaan (prioritas 1 s.d. 3),
pastikan bahwa nomor 1 adalah prioritas utama yang ingin dituju. Lalu prioritas
3 adalah yang terbawah (terendah). Pastikan jangan sampai kebalik ya
teman-teman, karena ada teman gue yang dipanggil untuk tes bidang di pilihan
ketiga, yang artinya dia gagal di prioritas 1 dan prioritas 2, ingat-ingat
SBMPTN/SNPMTN saja, sama kok konsepnya (di jaman gue thn 2013).
Sebelum melakukan penginputan, kita dapat melihat jumlah pendaftar
di perusahaan BUMN secara real time. Sehingga
ini juga bisa menjadi dasar teman-teman dalam pengambilan keputusan prioritas
pemilihan perusahaan, dengan melihat jumlah saingan dan kemungkinan kualitas
dari saingan tersebut. Seperti kemarin peringkat 1 pendaftar adalah PT.
Pertamina dari segi jumlah, lalu gue juga yakin kalau dari segi kualitas SDM
yang mendaftar pasti orang-orang yang otaknya encer, sehingga gue lebih prefer
tidak mengambil PT. Pertamina karena akan sangat berat dan lebih kompetitif.
Walau sejatinya juga gue pribadi melihat potensi jangka panjang akan kuat di
sector digital dan teknologi. Setelah memilih prioritas, teman-teman diberikan
1 kesempatan untuk mengubah prioritas apabila ada yang masih galau atau salah input. Kemarin sih gue tidak memakai
fasilitas tersebut. Dalam proses penginputan, pastikan bahwa perusahaan yang
teman-teman pilih ada lowongan yang sesuai minat, dan sesuai dengan jurusan
teman-teman.
Setelah selesai mendaftar dan menentukan prioritas, kita akan
mendapat undangan untuk mengerjakan TKD secara online di hari lain. Gue alhamdulillah kebagian waktu mengerjakan pas weekdays, sehingga harus izin setengah hari untuk mengikuti tes ini, walaupun gue tetep ditelfonin pas tes. Untuk
bagian-bagiannya gue lupa, ada 5 bagian kalau tidak salah, dan ada bagian yang
cukup susah dimana gue hanya mengisi 14 dari 30 soal. Sebenarnya gue sudah
sangat pesimis saat ada 1 bagian itu yang gue sangat zonk, tapi Alhamdulillah masih
diberikan kesempatan untuk lanjut ke tahap TKB. Tips dari gue sih kerjain aja
dari yang paling gampang, jangan maksa di soal yang susah daripada yang lain ga
kekejar.
4.
Tes Kemampuan
Bidang (Telkom Indonesia)
Di tahap ini kita diberi pengumuman dinyatakan lolos/tidak dari
proses seleksi TKD, lalu apabila lolos, kita diberi tahu lolos untuk diseleksi
di perusahaan mana. Kemarin sempet ada kejadian unik dari beberapa peserta,
dinyatakan gagal oleh FHCI, namun ternyata tetap diundang untuk Tes Kemampuan
Bidang (TKB) oleh perusahaan. Lalu setelah dikonfirmasi, ternyata yang benar
adalah pengumuman dari perusahaan. Semoga ini tidak terjadi lagi kedepannya
agar kita bisa dapat kepastian dan tidak ada informasi yang bias.
Setelah diberi tahu pengumuman peserta yang lolos TKB, peserta
diarahkan ke masing-masing perusahaan untuk melaksanakan TKB. Proses TKB ini
sepenuhnya adalah proses internal setiap perusahaan, sehingga FHCI tidak turut
campur selama tahap TKB. Jadi penjelasan gue setelah ini adalah pengalaman
pribadi gue khusus di proses seleksi TKB PT. Telkom Indonesia Tbk.
a.
TKB Online
Test
Proses seleksi PT. Telkom Indonesia, Tbk ini dibagi menjadi dua
fase, fase pertama yaitu TKB Online Test,
lalu fase kedua yaitu Assessment Days.
Pada fase pertama ini terdiri dari tiga (3) tahap yaitu data confirmation, English ability test, dan Tes Kemampuan Bidang
sesuai bidang yang di apply.
Fase pertama ini full online
sehingga peserta diharuskan menyiapkan waktu dan perangkat sendiri untuk akses
tes online. Masing-masing peserta akan di email terkait username password, dan
penjelasan mengenai pelaksanaan teknis online
test.
i. Data Confirmation
Tahap data confirmation ini tidak wajib dilakukan karena hanya
untuk memastikan peserta memahami cara kerja website assessment tersebut dan
sebagai pengecekan ulang data pribadi apabila ada kesalahan atau tidak, gue pribadi tidak mengikuti tes data
confirmation ini dikarenakan sedang sibuk bekerja di kantor gue sebelumnya.
Buat yang belum pernah tes di Telkom sebelumnya, gue saranin ikut biar lebih
fasih dan paham. Gue pribadi udah tes Telkom ke 5 saat di FHCI ini, sehingga
udah bisa dikatakan fasih lah ya.
ii. English Ability Test
Tahap selanjutnya adalah mengerjakan soal Bahasa inggris, soalnya
ada 3 jenis yaitu reading, structure, dan business conversation. Mirip-mirip
tes TOEFL, jadi siap-siap buat yang TOEFLnya kurang disiapkan lagi. Gue ngerjain tes online ini dirumah, Alhamdulillah bisa izin setengah hari ke atasan untuk mengikuti tes ini
iii. Tes Kemampuan Bidang
Kemarin gue jadwalnya bareng antara tes bahasa inggris dan tes kemampuan bidang, yaitu jam 10 pagi. Pada tes kemampuan bidang mengerjakan soal pilihan ganda sebanyak
45 soal dalam waktu 30 menit. Soal yang diberikan sesuai dengan bidang yang
dipilih pada saat melamar. Sedikit tips usahakan mengerjakan dari yang mudah
terlebih dahulu, agar waktu kita tidak habis untuk mengerjakan soal yang susah.
b.
Assessment
Days
Gue mau cerita kalau ini merupakan tes ke-5 gue di Telkom
Indonesia, dan gue cuman lolos 2x sampai ke tahap assessment days, pada saat tes ke-2, dan pada saat tes ke-5 di FHCI
ini. Jujur di tahap TKB Online Test emang
merupakan momok banget buat yang daftar Telkom (buat gue pribadi sih sebenernya),
karena cut offnya itu yang ga
nyantai, dari 17.000 sisa 700, dari 11.000 sisa 500, dst, dan juga soalnya yang super susah terutama di Tes Kemampuan Bidang. Kebayang lah ya se
kompetitif apa wkwk.
Yasudah dengan berbekal doa, gue cuman bisa berserah diri dan pasrah. Rasa gelisah dan tidak tenang menanti pengumuman ini ngebuat gue terjaga sepanjang malam. Tiba-tiba saja, pada dini hari, sekitar pukul 03:00, gue ngelihat grup telegram sudah rame ada yang bilang kalau sudah 'hilal'. Para jobseekers pasti sudah tidak asing dengan istilah 'Hilal', maknanya adalah munculnya pengumuman. Rasa deg2an dan cemas pun menghampiri, tak lupa diikuti bulu kuduk yang berdiri. Lalu pelan2 dengan diiringi doa, gue nge scroll-scroll dari atas ke bawah,
liatin satu-satu sambil harap-harap cemas. Ternyata nama gue tercantum di salah
satu orang yang berhak ikut assessment
days. Alhamdulillah seneng banget sih pas itu, dan rada2 ga percaya juga karena emang kesusahan pas ngerjain soal TKB wkwk.
Lalu setelah itu lanjut ke tahap assessment days, kita diberi email berisi jadwal tes tahap selanjutnya dan kita juga diberi tugas sebagai salah satu persyaratan untuk membuat video dengan nama Telkom Dream Challenge (TDC). Disitu kita diminta untuk membuat video dengan menjawab 2 pertanyaan dan tantangan dari Telkom Indonesia. Video dibuat dengan durasi maksimal 3 menit dan ukuran file harus dibawah 300mb (kalau tidak salah ingat). Video direkam dengan kamera HP posisi vertikal dan harus memperlihatkan seluruh badan dari kepala-kaki. Poin plus dalam penilaian video ini adalah apabila kita menjawab menggunakan Bahasa Inggris. Setelah dibuat kita tinggal upload via web rekrutmen Telkom, dan menunggu untuk assessment days.
Lalu setelah itu lanjut ke tahap assessment days, kita diberi email berisi jadwal tes tahap selanjutnya dan kita juga diberi tugas sebagai salah satu persyaratan untuk membuat video dengan nama Telkom Dream Challenge (TDC). Disitu kita diminta untuk membuat video dengan menjawab 2 pertanyaan dan tantangan dari Telkom Indonesia. Video dibuat dengan durasi maksimal 3 menit dan ukuran file harus dibawah 300mb (kalau tidak salah ingat). Video direkam dengan kamera HP posisi vertikal dan harus memperlihatkan seluruh badan dari kepala-kaki. Poin plus dalam penilaian video ini adalah apabila kita menjawab menggunakan Bahasa Inggris. Setelah dibuat kita tinggal upload via web rekrutmen Telkom, dan menunggu untuk assessment days.
i. Psikotest (Wartegg,
Gambar Pohon & Orang, Pauli Test, Culture Fit Test, Soal Bidang)
Pastikan di tahap ini kalian dalam kondisi fresh dan bugar, karena
tes ini dilaksanakan selama setengah hari full dan cukup menguras stamina
apalagi di bagian pauli. Lalu di akhir sebelum culture fit test, kita diminta untuk mengerjakan soal bidang yang
mana soalnya sesuai dengan bidang masing-masing yang dipilih. Soalnya lebih ke case study sih, jadi siapkan saja
ilmu2nya dulu sebelum ikut tes.
ii. Interview Personal Quality & Culture
Gue dijadwalkan untuk interview
personal quality & culture di hari senin jam 08.00 pagi di Graha Merah
Putih (GMP). Pada saat interview akan
dipecah menjadi beberapa ruangan dengan masing-masing interviewer menguji sebanyak 5/6 orang. Dan gue dapet urutan
terakhir ke 6 saat itu. Karena dapat urutan terakhir, otomatis gue harus nunggu
sampai sore karena sistemnya urut. Akhirnya gue interview sekitar jam 4-an sore, itu masih lumayan cepet karena ada 1 orang yang tidak memenuhi panggilan interview.
Proses interview ini
terdiri dari dua (2) orang, gue ga paham mereka dari bagian apa karena tidak
memperkenalkan nama dan juga menyebutkan asal departemen. Pertanyaan yang
diajukan hanya seputar pengalaman kerja, pengalaman kuliah, dan juga pengalaman
sehari-hari. Persis seperti interview HRD
atau psikolog pada umumnya. Untuk tips pada tahap ini usahakan tetap jujur, apa
adanya, dan sampaikan seluruh hal positif yang kamu miliki selama memungkinkan
dan relevan dengan pertanyaan yang diajukan. Usahakan kita tetap dapat terlihat
menjual dan pitching saat proses interview berlangsung.
iii. Interview Bidang
Pada tahap interview bidang ini adalah interview 1 on 1 antara interviewer dengan interviewee. Pada pagi hari kita diharuskan untuk kumpul jam 08:00
di hari selasa. Sama seperti hari senin, akan dibagikan ruangan dan urutan,
namun kali ini per ruangan akan disesuaikan dengan bidangnya masing-masing.
Alhamdulillah gue juga dapat urutan terakhir (ke-5) seperti biasanya. Dan untuk
interview user ini, khusus untuk
ruangan gue diundur sampai sekitar jam 14:00, karena user yang diamanahi untuk wawancara tersebut sedang ada pekerjaan
yang tidak bisa ditinggal. Sehingga kami harus menunggu sampai jam 14:00. Lalu setelah
itu gue menunggu sampai dipanggil sekitar jam 16:00 (alhamdulillah lebih cepet dari pada interview sebelumnya).
Pada saat proses interview
user, gue ditanyakan mengenai study
case yang gue kerjakan pas psikotes, lalu ditanyakan pengalaman kerja
dan pengalaman kuliah. Lalu beliau memberi case
terhadap kondisi2 tertentu saat bekerja. Tipsnya harus siap teknis dan ilmu
seputar bidang yang dipilih saat mendaftar.
iv. Medical Checkup
Pada saat proses medical
check-up, peserta diminta untuk datang pagi jam 06:30. Datang lebih cepat
berarti pulang lebih cepat, karena sistemnya adalah first come first serve. Test yang dijalani adalah tes darah dan tes
urine terlebih dahulu (pastikan sudah puasa sebelumnya, kemarin makan terakhir
disarankan pukul 22:00, dan yang membandel makan diatas jam 22:00, akan di hold untuk pengambilan darah pertama nya, yg otomatis akan memperlambat waktu lu dalam menyelesaikan MCU). Setelah itu peserta diberikan makanan berat untuk
pengambilan darah kedua. Setelah selesai makan, kita diminta untuk mengikuti
tes yang lain dulu sebelum tes darah kedua (2 jam setelah makan). Tes yang ada adalah
dihitung tensi, berat badan, dan tinggi badan, tes mata, EKG, Rontgen,
konsultasi dokter, dicek ambeien (tusbol), gigi, mulut, telinga, pernafasan,
dan cek audio.
Gue nyelelesaikan seluruh rangkaian MCU sekitar jam 10:30 karena kebagian pengambilan darah awal-awal (urutan 8/9). Untuk tips MCU mungkin bisa dengan gue bagi2 pengalaman gue pribadi untuk bisa lolos di MCU, karena berat gue dulu sampai 3 digit dan kolestrol total sampai >250, temen-temen bisa langsung klik link ini aja Turun 30 Kg & 50 Kolestrol Total (Coming Soon)
Gue nyelelesaikan seluruh rangkaian MCU sekitar jam 10:30 karena kebagian pengambilan darah awal-awal (urutan 8/9). Untuk tips MCU mungkin bisa dengan gue bagi2 pengalaman gue pribadi untuk bisa lolos di MCU, karena berat gue dulu sampai 3 digit dan kolestrol total sampai >250, temen-temen bisa langsung klik link ini aja Turun 30 Kg & 50 Kolestrol Total (Coming Soon)
5.
Hasil
Diumumkan Oleh Pihak FHCI BUMN
Setiap BUMN
yang sudah menyelesaikan seluruh proses seleksi akan menyetorkan hasilnya ke
FHCI, agar pengumuman hasil akan diumumkan satu pintu oleh pihak FHCI. FHCI
membagi pengumuman akhir menjadi dua (2) tahap. Yaitu pada tanggal 31 Juli
2019, dan pada tanggal 14 Agustus 2019. Pembagian pengumuman menjadi dua tahap
ini adalah dikarenakan pengumuman tahap dua ini diperuntukkan untuk disabilitas, dan juga untuk peserta yang dinyatakan tidak lolos/gagal di tahap akhir masing-masing BUMN, sehingga akan direkomendasikan ke BUMN lain.
Dalam proses menunggu nya ini, gue ibarat anak kelas 3 SMA yang mau SNMPTN/SBMPTN. Mendadak seakan menjadi orang teralim di dunia ini (padahal ya engga juga wkwk). Di tahap ini gue diumumkan di gelombang 1 utk dinyatakan lolos, yaitu di tanggal 31 Juli 2019. Saat melihat pengumuman itu, gue sangsi, apakah bener ini udah valid? apakah bener ini gue udah jadi bagian dari salah satu BUMN terbesar di Indonesia? Dibalik kesenangan, ada juga kegelisahan terkait uncertainty yang masih harus di klarifikasi. Karena pada saat itu cukup simpang siur, dan ada juga track record perubahan status dari yang awalnya gagal menjadi berhasil (ini pada saat peralihan dari TKD ke TKB). Disini gue udah seneng, tapi gue juga udah berusaha buat mencari info untuk mengklarifikasi kesenangan gue ini wkwk. Gue juga sampe mikir, selama blm ada email resmi dari Telkom gue ga akan pede dan percaya begitu saja (segitu skeptisnya wkwk).
Usut dan usut, akhirnya gue dapet email di tanggal 2 Agustus 2019, ya, di hari ini gue bener-bener yakin kalo emang gue keterima, karena akhirnya kegelisahan gue terjawab dengan adanya email resmi masuk dari Telkom.
Alhamdulillah akhirnya gue sudah bisa bernafas lega. Penantian lama mulai dari Bulan Februari, terjawab di Bulan Agustus. Ya, 7 bulan bro, cukup lama kan? Tapi masih ga ada apa-apanya 7 bulan dibandingkan harus nyoba ikut pendaftaran dari GPTP VII, baru tembus di GPTP X. ga ada apa-apanya 7 bulan dibandingkan nyoba GPTP selama lima (5) kali. Gue berharap banget cerita gue bisa jadi inspirasi bagi teman-teman yang sedang berjibaku di dunia jobseeker. Khususnya untuk yang ingin masuk Telkom, umumnya buat para jobseeker. Ingat, Allah tidak tidur, percayalah Allah akan memberi yang terbaik bagi setiap insan yang mau berusaha. Salam Solid, Speed, Smart.
#TheWorldInYourHand #SelaluAda #UntukIndonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar